RSS

Tag Archives: telur asin

Udang Mandi Telur Asin

Udang Mandi Telur Asin
Udang mandi telur asin

Aroma kuning telur asin yang nyaris terbakar, hmmmm… so yummy

Berawal dari nonton acara Koki Cilik di Trans7, akhirnya saya bikin menu ini. Kata suami saya, rasanya mirip dengan menu di D’Cost. Kalau D’Cost rasa bintang lima harga kaki lima, bikinan saya ini rasa bintang tujuh harga kaki tiga (lebih murah dari kaki lima). Maksudnya sih mau bilang bikinan saya lebih enak gitu lho!

Sebagai anak juragan telur asin (aminnn…) stok telur asin di kulkas lumayan banyak, apalagi abis pulang kampung kemarin. Pas banget udah bosen sama udang goreng kering, jadi kepikiran buat ngolah telur asin yang berlimpah dan udang yang besar-besar. Ditambah lagi, caranya gampang banget! Memang resep-resep di Koki Cilik itu gampang-gampang lho pemirsa, boleh jadi rujukan ibu-ibu males di dapur tapi pengen makan enak sepeerti saya. Yuk, bikin yuk!

Bahan

12 udang ukuran agak besar, bumbui dengan bawang putih dan garam, diamkan beberapa saat di kulkas biar bumbu meresap. Tentu saja saya pakai bawang putih bubuk aja biar gampang.

1 butir kuning telur asin matang, cairkan dengan 2-3 sdt air tergantung ukuran telurnya. Kuning telur asin bikinan ibu saya itu gede-gede, jadi kadang butuh setengah gelas kecil. Kuning telur asin semakin banyak semakin enak, jadi udangnya kayak mandi pasta telur asin gitu deh.

Irisan daun bawang secukupnya (saya pakai parsley pas nggak punya bawang daun)

Bumbu halus

1 siung bawang putih yang agak besar

2 siung bawang merah yang agak kecil

Garam, gula, merica secukupnya

Caranya sungguh easy

  1. Goreng udang setengah matang sampai berwarna agak kemerahan. Jangan terlalu kering nanti nggak juicy lagi. Tiriskan, sisihkan terlebih dulu.
  2. Tumis bumbu halus sampai wangi, lalu besarkan api. Masukkan kuning telur yang telah dicairkan, aduk-aduk terus sampai tercampur rata dan telur asin mulai mengental dan membentuk seperti karamel. Masukkan udang, aduk rata. Karena api besar, jangan sampai gosong ya, makanya aduk-aduk terus. Kalau sudah ada semburat kecoklatan, masukkan irisan daun bawang atau parsley kering (pilih salah satu aja), aduk rata lalu angkat.
  3. Siapkan piring dan nikmati dengan nasi hangat. Sungguh enak…Bau kuning telur asin yang setengah gosong itu sungguh menggoda.
Olahan udang telur asin

Laperrr…

TIPS biar nggak banyak yang dicuci, goreng udangnya dengan minyak secukupnya, mungkin sekitar 5 sdm aja. Sisihkan udang ke pinggir wajan, masukkan bumbu halus lalu kuning telur asin, baru campur udang. Cuma satu penggorengan yang kotor yayyy….

Di rumah, saya aja sih yang tergila-gila, baru pulang mudik 10 hari aja udah 4 kali bikin bumbu telur asin ini. Kadang udangnya diganti cumi yang lebih murah, rasanya tetap enakkkk… inilah yang saya sebut rasa bintang tujuh harga kaki tiga itu hihihi… Ketagihan masakan ini jangan dibebankan ke saya ya, karena ketagihan saya pun belum ada obatnya.

Oya, jangan protes kalau emak-emak seperti saya nontonnya Koki Cilik ya, sebenernya nemenin Vio nonton TV kalau dia nggak bobo siang. Kalau dia bobo sih pasti channelnya pindah ke Indosiar alias nonton drama Korea hahaha…

 
8 Comments

Posted by on May 19, 2012 in Cerita dari Dapur Hangus, Giveaway

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Ndhog Asin Mbok Sum :D

Pemirsa, ndhog itu artinya telur ya, dan Mbok Sum itu ibuku hehehe… Dulu waktu masih SD, suka banget sama telur asin. Dulu punya langganan yang telur puyuhnya enak banget, pas asinnya, kuningnya orange cantik dan terasa masir dan berserat. Sayang harganya mahal. Ibu mulai jarang beli lagi setelah harganya lebih dari seribu (hueeee…udah lama banget kan tuh?). Orangtua temen SD dulu ada juga yang punya bisnis pengasinan telur bebek, tapi rasanya nggak sesuai ama lidah keluarga kami.

Sebulan terakhir, ibuku juga lagi belajar bikin telur asin sendiri. Ternyata ga lama udah berhasil jadi bisnis kecil-kecilan. Untungnya sih belum bisa buat beli Alphard, tapi cukuplah buat beli nasi pecel. Alhamdulillah sesuatu banget :).

Ternyata nggak terlalu susah ya bikin telur asin sendiri, cuma butuh kesabaran sebakul aja nungguin hasilnya. Paling cepet 10hari baru bisa dinikmati telur asinnya. Bahan-bahan pastanya juga agak susah dicari sih kalau di kota besar kayaknya.

Telur bebek yang sudah dicuci bersih harus direndam dalam pasta yang merupakan campuran bubuk batu bata, abu kayu, dan garam kristal. Fungsi abu kayu ini agar kuning telurnya kesat dan berpasir sehingga beda dengan telur rebus biasa.

Setiap 50 buah telur, setidaknya butuh 4 buah bata yang dihancurkan dan 1 kilogram abu kayu. Untuk setiap satu telur, dibutuhkan sedikitnya 7 gram garam, sedikit lebih banyak juga boleh agar telur maskin asin. Ibu saya masukin setengah kilo garam kristal untuk setiap 50 telur. Garamnya nggak boleh terlalu banyak karena nanti telurnya pahit.

Campur semua bahan pasta, tambah sedikit air sampai adonan pasta lembab dan mudah dibentuk, jangan terlalu cair. Sekarang lagi ngetren juga telur asin dengan rasa macam. Misal pengen telur asin rasa rawon, masukin bumbu rawon ke dalam pasta, nanti hasilnya akan ada rasa rawon dalam telur asin.

Bungkus permukaan telur satu per satu dengan pasta sampai telur habis, lalu simpan telur dalam ember dan timbun dengan sisa pasta. Membungkus permukaan telur satu per satu ini fungsinya agar keasinan telur merata. Bisa juga sih cuma ditimbun pasta saja, tapi asinnya nggak akan maksimal.

Kalau sudah begitu, tunggu saja sekitar 10 hari. Kalau mau asin ya tambah saja durasi perendaman. Menurut lidah saya, telur asin buatan Ibu yang pas di lidah sekitar 9-10 hari, kalau lebih rasanya keasinan.

Udah bosen nunggu telur siap dinikmati? Ya, angkat telur dari rendaman pasta, bersihkan dengan air yang diberi sedikit sabun cuci piring. Kukus telur setengah jam. Jangan lupa alasi tutup kukusan dengan serbet agar air nggak turun ke telur. Begitu api dimatikan, langsung buka tutupnya jangan ditunda-tunda. Hasilnya telurnya bisa bersih.

Mengapa dikukus? Menurut peternak bebek, telur asin yang dikukus lebih tahan lama dibanding yang direbus dan langsung bersentuhan dengan air. Kami belum mempraktekkan telur yang direbus, jadi sebenernya nggak bisa membandingkan juga.
Cara yang udah saya ceritakan di atas udah melalui beberapa kali trial dan sesekali error oleh Ibu saya. Mungkin berbeda hasilnya karena kualitas telur, batu bata, dan garamnya juga beda. Bata dari tanah liat asli tentu berbeda hasilnya dibanding bata cor. Abu kayu jati mungkin beda juga hasilnya dengan abu kayu cendana (busyet kayu mahal-mahal cuma buat bikin abu :p).

Telur bebek yang bagus biasanya dari bebek yang makanannya masih alami, warna kuning telurnya orange. Telur bebek terbaik di negeri ini mungkin telur bebek Brebes karena bebek-bebek di sana makanannya dari sawah yang berdekatan dengan laut.

•••
Setelah ibu saya bisa bikin sendiri telur asin enak, jadi lebih enak dong telur asin nggak perlu beli. Eitsss… Tapi yang ada kami bosen jadi kelinci percobaan buat nyobain tiap batch perendaman. Lihat telur asin rasanya eneg. Sayang sekali kan?

Ada yang tertarik membeli telur asin buatan ibu saya? Boleh lho memesan di Dapur Hangus, harga satuannya 2300 belum termasuk ongkos kirim dari Kediri.

 
2 Comments

Posted by on April 30, 2012 in Kisah di Balik Rasa

 

Tags: , , , , , ,

 
%d bloggers like this: